PENERIMAAN SISWA BARU

SD Islam Kreatif Mutiara Anak Sholeh

PPDB SD ISLAM KREATIF MUTIARA ANAK SHOLEH TAHUN PELAJARAN 2027/2028

“Temukan Sekolah yang Membantu Anak Menjadi Dirinya yang Terbaik.”

Di SD Islam Kreatif Mutiara Anak Sholeh, anak tidak hanya belajar untuk mengetahui, tetapi belajar untuk memahami, berkarya, berkolaborasi, dan menjadi pribadi yang berkarakter.

MENGAPA MUTIARA ANAK SHOLEH?

Pendidikan Islam & Akhlak
Menumbuhkan keimanan, ketakwaan, adab, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.

International Exposure
Penguatan kemampuan Bahasa Inggris melalui Kurikulum Cambridge serta pengalaman dan program kolaboratif internasional.

STEM & Kreativitas
Anak diajak bereksplorasi, memecahkan masalah, mencipta, dan menghasilkan karya.

Digital Learning
Pemanfaatan teknologi dan aplikasi pembelajaran untuk mendukung pengalaman belajar yang interaktif.

Character Building
Mengembangkan 8 Dimensi Profil Lulusan: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kreativitas, penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

Entrepreneurship & Life Skills
Membekali anak dengan keterampilan hidup, kemandirian, tanggung jawab, serta pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan nyata.

DARI ANAK BIASA...

MENJADI GENERASI LUAR BIASA!

Sholeh dalam karakter
Kreatif dalam berkarya
Kritis dalam berpikir
Mandiri dalam bertindak
Percaya diri berkomunikasi
Siap menghadapi masa depan

SEGERA daftarkan putra-putri Ayah Bunda dengan cara Klik di sini untuk bergabung menjadi Santri SDI KREATIF MUTIARA ANAK SHOLEH tahun ajaran 2027- 2028. Untuk informasi lebih lanjut, Ayah/Bunda bisa menghubungi Ustazah Reni (0811-3078-199) WA

Let your child’s journey begin here.
Where Faith Meets Creativity and Where Little Dreams Grow into Great Possibilities.

🚀 MORE THAN A HOUSE

Smart Protection House is more than a house.
Ini bukan sekadar miniatur bangunan. Ini adalah gambaran kecil tentang bagaimana anak-anak membayangkan masa depan. Sebuah masa depan ketika teknologi digunakan bukan hanya untuk hiburan, tetapi untuk melindungi manusia, menyelesaikan masalah, menjaga lingkungan, dan meningkatkan kualitas kehidupan. Dari sebuah meja kecil, lahir sebuah gagasan besar:

A home that thinks.

A home that protects.
A home that cares.

Smart Protection House — menghadirkan rumah yang lebih cerdas untuk kehidupan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Because the future is not something we simply wait for.
The future is something we create.
Bersama kami, mari tumbuhkan potensi anak hari ini untuk menjadi generasi hebat di masa depan.

🌱👩‍🍳 DARI KEBUN SEKOLAH KE MEJA MAKAN

Belajar Menanam, Memanen, Mengolah, dan Menghargai Setiap Hasil

Di sekolah kami, anak-anak tidak hanya belajar tentang tanaman melalui gambar di buku. Mereka menyentuh tanah, merawat tanaman, melihat pertumbuhannya, memanen hasilnya, hingga mengolahnya menjadi makanan yang dapat dinikmati bersama.

Inilah pengalaman belajar yang kami hadirkan melalui kegiatan “Dari Kebun Sekolah ke Meja Makan.” 🌱🥬🍽️Perjalanan belajar dimulai dari kebun sekolah.

Anak-anak belajar bahwa makanan yang mereka konsumsi setiap hari tidak hadir begitu saja di atas meja. Ada proses panjang di baliknya—mulai dari menanam, merawat, menyiram, menjaga kebersihan, menunggu pertumbuhan, hingga akhirnya memanen.

Ketika tiba saatnya panen, anak-anak merasakan pengalaman yang berbeda.

Mereka tidak sekadar memanen sayuran. Mereka memanen hasil dari kesabaran dan tanggung jawab.

🌱 Menanam mengajarkan harapan.
💧 Merawat mengajarkan tanggung jawab.
🥬 Memanen mengajarkan rasa syukur.
👩‍🍳 Mengolah mengajarkan keterampilan hidup.
🍽️ Menikmati hasilnya mengajarkan penghargaan terhadap proses.

🧠 Belajar yang Nyata dan Bermakna

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menghubungkan berbagai pengetahuan. Anak dapat belajar tentang pertumbuhan tanaman, kebutuhan tumbuhan, lingkungan, kebersihan makanan, gizi, pengukuran bahan, urutan proses, komunikasi, hingga keterampilan sosial. Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena anak mengalami sendiri apa yang sedang dipelajari. Mereka tidak hanya mendengar bahwa sayuran harus dirawat.

Mereka merawatnya.

Mereka memanennya.

Mereka mengolahnya sendiri.

Mereka memahami betapa panjang perjalanan makanan sebelum sampai ke meja makan.

💚 Menumbuhkan Karakter melalui Pengalaman

Di balik aktivitas sederhana ini, ada banyak karakter yang sedang dibangun.

Kemandirian tumbuh ketika anak berani mencoba melakukan sesuatu sendiri.

Tanggung jawab tumbuh ketika anak menyelesaikan tugas yang diberikan.

Kolaborasi tumbuh ketika mereka saling membantu.

Kreativitas tumbuh ketika mereka mencari cara untuk mengolah hasil panen.

Kesehatan tumbuh ketika mereka mengenal bahan pangan segar dan pentingnya makanan bergizi.

Dan rasa syukur tumbuh ketika mereka menyadari bahwa makanan yang ada di hadapan mereka merupakan hasil dari proses panjang yang harus dihargai.

Grow the Skills.
Grow the Character.
Grow the Future. ✨

Speak with Confidence, Connect with the World.

Bagaimana jika belajar Bahasa Inggris tidak lagi terasa seperti menghafal kosakata dan mengerjakan soal?

Bagaimana jika anak-anak dapat berbicara langsung, bertanya, berdiskusi, dan berbagi cerita bersama native speaker dalam suasana belajar yang menyenangkan?

Inilah pengalaman yang kami hadirkan melalui Guest Teacher Program di SD Islam Kreatif Mutiara Anak Sholeh.

Di sini, Bahasa Inggris tidak hanya dipelajari sebagai sebuah mata pelajaran, tetapi digunakan sebagai bahasa untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan membuka jendela dunia. 🌎

🗣️ LEARN ENGLISH BY USING IT

Dalam Native Program, anak mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan native speaker melalui kegiatan pembelajaran yang aktif dan komunikatif.

Anak tidak hanya belajar:

📚 What does this word mean?
tetapi juga belajar menggunakan kata tersebut dalam percakapan nyata.

Mereka didorong untuk:

Ask. Answer. Share. Discuss. Express.

Mungkin pada awalnya ada rasa malu.

Mungkin ada kata yang belum tepat.

Mungkin ada kalimat yang masih terbata-bata.

Namun justru dari proses itulah confidence grows.

Anak belajar bahwa berbicara dalam Bahasa Inggris bukan tentang harus selalu sempurna.

It is about having the courage to communicate.